-->

Type something and hit enter

On

Sekarang Masuk Ke Shalat Batin, jadi bulan ini temanya masih tentang ibadah lahir batin. Lahir itu luarnya,seperti shalat syariat lima waktu, dan batin itu rohaninya hakikatnya. Di sini Kita ambil poin-pointnya dari kitab Sirrul Asror Tentang ibadah Lahir batin . Langsung saja,shalat batin.

 

Hakikat Sholat Batin, Rahsia Sholatnya  Nabi Dan Wali

 

Dalilnya Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, shalat itu ada dua jenis. Shalat lahir, sama shalat batin atau shalat qolbu . Dalilnya apa..? Al-baqoroh 238 حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ Shalawati الصَّلَوَاتِ itu shalat lima waktu itu dan kalau wustho الْوُسْطَىٰ itu shalatnya qolbu. Kenapa kok disebut shalat qolbu? karna qolbu itu letaknya di tengah-tengah tubuh kita. Dan kalau shalat, fisiknya, qolbunya harus shalat.

 

Kan, ada hadisnya Nabi itu.. " LA SHALATAN ILLA BI HUDURIL QALBI " Ya meskipun dalam prakteknya shalat kita Kadang shalat itu pikiranya kemana-mana, qolbunya juga ikut kemana-mana.

 

Nilainya shalat itu kan ketika qolbunya hadir dan shalat itu kan berhadapan sama Allah, namanya munajat. Munajat itu bahasa gaulnya curhat. Ketemu, Curhat, Ngobrol sama allah dan pasti tidak lewat mulut. Curhat kita sama allah itu kita pakai hati. Makanya ada وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ dan ada shalat qolbu.

 

Nah, dirumuskan oleh Syekh Abdul Qodir, kalau shalat wajib yang lahir itu cuma lima. Shalat qolbu inilah yang anytime, yang harus kita bawa tidak hanya waktu shalat, Tapi diluar shalat yang qolbu kita tadi waktu shalat hadir, juga harus hadir di luar waktu shalat [Anytime]. Shalatnya apa sih di luar qolbu kita..? Ini lho.. Jadi shalat qolbu itu, tidak ada waktunya. Terus menerus inilah shalat yang " إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ " (Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar) itu shalat qolbu. Biar shalatnya ngak fisik terus.



Shalatnya ngak fisik saja, di lakukan terus menerus..... Ya,simbol lisanya, masjidnya itu hati. Harus berjamaah! Berjamaah itu apa..? seluruh angota tubuh, seluruh batin harus ikut. Kemudian imannya apa? ketundukan pada Allah. Qiblatnya apa..? Ya allah..yang ada di mana-mana.

 

Jadi, kalau shalat wajib lima waktu simbolisnya sama-sama ngadep kiblat. Tapi, shalat qolbu ini, karena di mana-mana ada Allah, yo segala aktivitas kita, saya ngaji ngadep ke timur, kamu ngadep ke barat, ada yang ke utara, ada yang ke selatan, kalau ini dalam rangka perintahnya allah. Itulah shalat qolbu, wajahnya allah ada di mana-mana. Wajahnya allah ada di mana-mana.

 

Jadi, hidup yang selalu mempertimbangakan apa keinginanya allah, apa yang di maui Allah itulah shalat qolbu. Prinsifnya apa.? Kata Shyech Abdul Qodir Al Jailani, Ya qolbumu " Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn " sehari hari hidup kita bawalah " إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ " Hanya kepadamu ya allah aku menyembah, dan hanya kepadamu aku minta tolong"

 

Jadi, meskipun sudah keluar dari masjid sudah selesai shalat fardunya, qolbunya harus tetep shalat harus "إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ" Inilah nanti kualitas shalat yang bisa inna shalata tanha ‘anil fasyaki wal munkar

 

Jadi, kalau kalian heran ada : "pak.. ini ada orang shalat wajibnya rajin.. tiap hari lima waktu ngak pernah telat.. tapi kok masih mau korupsi, Kata-katanya masih mau menyakiti hati orang lain" Ia itu, bearti yang sholat masih fisiknya. Qolbunya belum shalat.

 

Katanya Shyech Abdul Qodir Al-Jailani., "Ya harus shalat qolbu.. tidak hanya di masjid, tapi setiap detik kehidupanya isinya adalah shalat" . Itulah shalat Qolbu.

Click to comment