-->

Type something and hit enter

On

Nasihat Menyentuh Dari Sonan Kalijaga- Postingan tentang "Nasihat Sonan Kalijaga" adalah Sesi Ngaji Filsafat oleh Dr.H.Fahruddin Faiz, yang di selengarakan dari Masjid Jendral Sudirman Jogyakarta. Tema kajian kali ini adalah Sufi Nusantara mengangakat tokoh Sonan Kalijaga. Berikut ini cuplikan kajian Singkat yang kami beri judul "12 Nasihat Menyentuh Dari Sonan Kalijaga" Diskripsi : Nasihat Menyentuh Hati Kepada Kita Dari Wali Songo, Sunan Kalijaga. Nasihat Untuk Diri Kita, Untuk Para Pemimpin Dan Untuk Ketentraman Lahir Batin Bangsa. Dan Juga Nasihat Sonan Kalijaga Agar Kita Selamat Update Hidup Mengikuti Perkembangan Jaman Dan Teknologi Bab : Ngaji Filsafat Sufi Nusantara | Tag : Sonan Kalijaga, Nasihat Wali, Ilmu Wali, Wali 9, Wali Sembilan, Wali Songo |



Inilah Kumpulan Nasehat Sunan Kalijaga

 

Wali Songo Sunan Kalijaga Nasihat Wali Nasihat Sonan Kalijaga Ilmu Wali Songo Wali Islam Karomah Wali

 

  1. Urip Iku Urup
  2. Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto Dur Hangkara
  3. Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dining Pangastuti
  4. Ngeluruk Tanpa Bolo, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji, Sugih Tanpa Bondha
  5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan
  6. Aja Ngumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman
  7. Aja Katungkul Marang Kalunguhan, Kadonyan Lan Kamareman
  8. Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidro Mundak Cilaka
  9. Ajo Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendho
  10. Aja Adigang Adigung Adiguno

 

1- Urip iku Urup (Hidup Itu Cahaya)

Kenapa Urip Itu Urup? Bearti hidup itu kita harus bercahaya dan bisa mencahayai yang lain. Urup itu kan menerangi sekitarnya (Menyala). Cuma, untuk bisa menerangi sekitar kita duluan harus bisa bercahaya, kalau ngak ya ngak mungkin. Bearti apa? Nyalakan diri sendiri kita dulu baru kita jadi urup (cahaya) yang bisa mencahayai yang lain. Itu urip itu urup (hidup itu cahaya)

 

2- Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta Dur hangkara

Yang ke Dua, ini yang terkenal "Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur hangkara" bahasa agamanya Amar makruf dan nahi mungkar (Bahasa Arab: الأمر بالمعروف والنهي عن المنكر‎)

 

3- Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti

Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti". Percayalah yang jahat yang jelek yang rusak pasti akan kalah oleh kebaikan. Percayalah ini dan jangan setengah-setengah biar kalau melakukan kebaikan kalian manteb. Biar ngak kayak tadi yakinya cuma 50persen yang 10persen, kamu ngak percaya sama allah.

 

Jadi, Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti di level apapun. Siapapun yang melakukan kejelekan pasti akan hancur. Entah sekarang entah besok entah kehancuran dalam bentuk apa. Percayalah itu..!

 

Baca Juga : Perbuatan Baik Itu Niyat Proses hasil Dan Efeknya Harus baik

4- Ngeluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji, Sugih Tanpa Bandha.

Ini yang berat-berat entah di mana.

  1. Ngeluruk Tanpa Bala Ngeluruk tanpa bala itu, bisa mengerakkan orang tanpa pasukan. Bisa mengerakkan banyak orang tergerak tanpa punya jamaah yang banyak [ngeluruk tanpa bala]. Gara-gara kehadiranmu orang jadi berbuat baik semua, tanpa harus kamu deklarasikan (" Ini jamaah kita semua sedang gruduk ke sana ") Ngak..!. Kluruk tanpa bala itu tidak menbanggakan kuwantitas, seperti yang kadang-kadang kita lakukan. Jadi ngeluruk tanpa bala itu bisa membuat banyak orang jatuh hati tanpa harus di tekan banyaknya jumlah.

  2. Dan menang tanpa ngasorake Dan menang tanpa ngasorake, kita menang tapi tidak bikin orang kelihatan jadi rendah. Tidak bikin orang kelihatan jadi kalah, tidak bikin orang kelihatan jadi jatuh [Itu menang tanpa ngasorake]. Hakikatnya kita menang tapi lawan kita itu tidak jadi jatuh, tidak jadi jelek, tidak jadi runtuh [Hakikatnya menang].

  3. Sekti Tanpa Aji Tanpa harus punya ajian macem-macem kita punya daya. Sekti tanpa aji itu bearti apa? Ilmunya tidak tergantung pada diri kita tapi pada diluar kita, [yo maunya pada Allah]. Para wali itu sekti tanpa aji, waktu di butuhkan bisa. Sonan bonang itu waktu butuh nunjuk pohon aren, itu jadi emas. Tapi ilmu nunjuk jadi emas itu tidak ada di sonan bonang, adanya di allah [Itu seizin allah]. Jadi iseng-iseng sonan bonang santai tiba-tiba ada kelapa (" Twing" Emas.. "Twing" kelapa lagi..") Ngak iso.. [Jadi sekti tanpa Aji]. Kalau sakti dengan aji itu adanya di kamu, bisa di ulang-ulang bisa, tapi sekti tanpa aji bukan di kita, kesaktian kita tergantung di luar kita (maksudnya di luar diri kita) jadi allah. Jadilah orang yang sekti tanpa aji, bearti kita di sayang allah.

  4. Sugih Tanpa Bandha Dan Sugih tanpa bandha, itu kaya tanpa harus kelihatan mempunyai banyak materi. Karena kaya dan tidak kaya itu tergantung batin kita. Kalau ini sudah banyak di jelaskan.

 

Baca Juga : Penistaan Ulama Versi Indonesia

5- Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamum Kelangan

  1. Terus Datan Serik lamun ketaman Datan Susah Lamum Kelangan. Tidak dengki, tidak iri, tidak mangkel pengin balas dendam kalau ketamaman. Ketaman itu tersingung, di serang, di jatuhkan di lecehkan, Ngak.. Hatinya tidak cacat gara-gara itu, tetep berjalan di jalur yang baik.

  2. Dan Tidak Susah Datan Kelangan Tidak susah kalau kehilangan apapun, karena ngak ada yang milik kita sendiri, bahkan badan kita juga bukan, bahkan nyawa kita juga bukan milik kita, semuanya yang punya allah. Ngak ada yang bikin susah kalau kehilangan sesuatu karena hakikatnya kita ngak punya apa-apa.

6- Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman

  1. Aja Aleman Jangan mudah "Whau",Ngumunan itu kan whau, " Emang gue harus bilang "Whau" nah ini ojo ngumunan, ini teorinya Sunan Kalijaga.

  2. Terus Aja Getunan Jangan gampang menyesali sesuatu yang sudah lewat. Getun menunjukkan kita ngak ridho, ngak rela dengan ketetapanya Allah.

  3. Aja Kagetan karna kaget itu menunjukkan kita ngak percaya bahwa Allah bisa bikin apa saja, sesuai keinginan-Nya. Ada apapun jangan kaget, biasa. Ada orang bisa ini bisa itu, ada peristiwa ini peristiwa itu, yo biasa. Kalau Allah menghendaki apa sih yang ngak bisa. Itu namanya ngak gampang kaget, ngak gampang "Whau".

  4. Terus Aja Aleman Aleman itu manja. Yo jangan manja, manja itu sumbernya orang jadi males terus bergantung pada yang lain.

 

Baca Juga : Bagaimana Mungkin Hatimu Bisa Terbang Menuju Allah Kalau Di Rantai Hasrat Dan Banyaknya Keinginan

 

7- Aja Ketungkul Marang Kalunguhan, Kadonyan Lan Kamareman

Jangan sampai kamu di taklukkan oleh drajat, posisi dunia, kekayaan dan kesenangan. Jadi hampir semua sufi bilang kayak gini ya, jangan sampai dunia menaklukkan kita. Apakah itu kalungguhan, kadonyan atau kamareman. Nyari seneng saja atau nyari kaya saja atau nyari posisi drajat saja.

8- Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidro Mundak Ciloko

Keminter itu apa? jane ngak pinter pura-pura sok pinter, untuk minteri orang lain. Dan aja cidro mundak cilaka. Cidro itu menyalahi janji ngak bisa di percaya, cacat secara sosial. Kalau kita cacat secara sosial kita akan celaka.

 

Baca Juga : Taubat Kemudian Jatuh Cinta Sama Allah, Akan Membuat Hidupmu Tentram

 

9- Aja milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendho

Jangan terikat. Aja milik barang kang melok itu, Jangan terpaku, jangan terpesona, jangan.. apa lagi? jatuh cinta, kantil pada harta kepunyaan milik kita [Itu hakikatnya bukan milik kita]. Dan ojo mangro, (Jangan bimbang) Karena begitu kita bimbang kita akan kendho, Kendho itu semangatnya susut. Yakinlah kebenaran yang engkau lakukan pasti akan sukses. Aja Mangro Mundak Kendho.

10- Aja adigong, Adigang, Adiguna

Dan yang terakhir Aja adigong, Adigang, Adiguna. Jangan angkara murka, jangan jalankan semua kejahatan, kejelekan yang engkau sudah tahu apa itu isinya.

 

Baca Juga : Hakikat Kebebasan Sejati

 

Lagi Nasihatnya Sonan Kalijaga Pada Kita

1- Nasehat Menyentuh Sonan Kalijaga Untuk Ketentraman Lahir Batin Bangsa Dan Negara


VIDEO TERKAIT POSTINGAN INI. Silakan Klik Tombol Play Untuk Menonton

 

Aja mung seneng yen lagi darbe panguwasa, serik yen lagi ora darbe penguasa, Jalaran kuwi bakal ana bebendune dhewe-dhewe. Oja mung kepingin menang dhewe kang bisa marakake crahing negara lan bangsa, kudu seneng rerembukan njaga tentram lahir batin.

Jangan hanya seneng kalau sedang punya kekuasaan, Terus sakit hati kalau sedang tidak punya kekuasaan. Karna hal itu akan ada akibatnya sendiri-sendiri. Segala hal ada akibatnya, ada balasanya. Jangan hanya ingin menang sendiri yang dapat menyebabkan perpecahan negara dan bangsa. Melainkan senanglah bermusyawarah demi menjaga ketentraman lahir dan batin.

 

Uraikan sendiri ini panjang, kalian pasti bisa mencocok-Kan ini dengan banyak situasi hari ini. Banyak orang yang sekarang bertindak dasarnya karena dia seneng punya kekuasaan, atau tidak seneng karena tidak kebagian kekuasaan. Banyak orang yang hari ini pengin dia selalu menang, dan itu bahaya. Karena ingin selalu menang itu sumbernya perpecahan, pada akhirnya karena harus ada yang di taklukkan dan yang di taklukkan pasti marah dan pengin balas menaklukkan, yang terjadi pasti pecah.

 

2- Tips Dari Sonan Kalijaga Agar Selamat Mengikuti Situasi Dan Logika Jaman

Nah, ini yang di masjidnya UIN. Owh ngak ding Labotarium agama. Jadi...Itu di ambil dari serat Luko Jayo.

Anglaras Ilining Banyu, Angeli Ananging Ora Keli

hidup ini harus update. Anglaras Iline Banyu itu ngerti situasi hari ini dan ikut logika jamannya. Cuma, ora keli(tidak tengelam). Ngeli itu kan ikut mengalir ning ora keli tapi ngak tengelam ngak hanyut. Jadi ikut-lah aliran jamanmu, ikutlah logika hidup hari ini, kalau hari ini ada WA yo pakailah WA, kalau hari ini ada facebook, ada internet, pakai semua ngak masalah tapi jangan sampai kamu tengelam. Kamu punya prinsip-prinsip hidup kebaikan, keindahan, kebenaran jangan kalah hanya gara-gara kamu ngeli. Pertahankan itu..! Kalau itu ilang, bearti kamu tidak sedang ngeli tapi sedang keli, kamu sedang tengelam.

 

Jangan tengelam tapi juga jangan kuper ngak mengikuti jaman. Jadi ikut-lah jaman tapi tetep ora keli. Kalau jaman ngejak yang jelek ya di tolak, ngejak yang tidak indah ya di tolak, ngejak yang tidak benar ya di tolak, meskipun perangakat jaman tetep kita pakai. Anglaras Iline Banyu.

Nara Sumber : Dr.H.Fahruddin Faiz | Penulis : wan | Editor : www.pakpandir.com |

Click to comment