-->

Type something and hit enter

On

Meraih cinta ilahiyah- Agar cinta ilahi dapat menempati hatimu, pertama-tama kau harus menyucikan dirimu dari hawa nafsu. Perangilah dulu nafsu hewanimu (rakus, tidur berlebihan, lalai/malas) dan sifat hewan buas (amarah, keras, suka menyakiti, kejam), lalu bersihkan dirimu dari kebiasaan jahat (angkuh, sombng, iri, dendam, tamak dan semua penyakit lahir maupun batin)



Setelah itu kau akan memiliki kesadaran meskipun tidak sepenuhnya bersih dari dosa. Kau akan memiliki rasa bersalah. Namun perasaan itu tidaklah cukup. Kau harus melewati tangga itu menuju maqom penyingkapan hakikat. Setelah itu kau akan berhenti melakukan maksiat untuk hanya melakukan kebaikan.

 

Cinta Ilahiyah Mahabah Cinta Sejati Saling Mencintai Cinta Karena Allah

 

Nah, itu tadi quotnya dan Di bawah ini adalah penjalasanya yang dibawakan oleh guru kita, Bpk.Dr Fahrudin Faiz. Tentang Meraih Cinta Ilahiyah Semoga kita bisa mengambil hikmahnya, dan smoga dapat menambah wawasan ilmu yang bermanfaat yang bisa membawa hidup kita selangkah lebih dekat menuju Allah SWT. Jangan lupa untuk memberi dukungannya dengan cara berlanganan video di chanel kami. Langsung saja menuju Tautan ini untuk berlanganan video di chanel baru pakpandir.com, yang di beri nama Catatan Ngaji.

 

Baca Juga : Jangan Berlindung Di Balik Takdir

 

MERAIH CINTA ILAHIYAH oleh Dr.Fahrudin Faiz


Fokusnya ibadah apa? Cinta ilhiyah. Cuma, Sebanyak apapun ibadah kalau ngak sampai di terminal yang namanya cinta ilahi, itu biasanya Cuma dapet capeknya. Untuk cinta ilahi apa? Rumusnya katanya (“Yo pelan-pelan” Katanya Syekh Abdul Qodir Al Jaelani). Ngak ujuk-ujuk/tiba-tiba kamu terus jadi wali terus dapet karomah gitu [ngak iso]. Jadi pelan-pelan.! Yang pertama apa? Di perangi dulu nafsu hewani-nya. Nafsu hewani itu biasanya nafsu yang sebabnya dari kita sendiri, Hasrat keinginan dan seterusnya, (rakus, tidur berlebihan, males) itu musuh paling besar dalam dirimu, Kalahkan ini dulu.

 

Kalau mengalahkan dirimu sendiri aja ngak bisa, jangan harap dapet cinta Ilahiyah. Kalau ini sudah menang kamu dari dirimu sendiri, (Rakus, males sudah menang) baru kalahkan sifat sabuiyah. Sabuiyah itu sifat kebuasan, biasanya ke luar. Kalau itu tadi kan di dalem, (Marah, mencaci maki orang, bikin susah orang lain, ambisi menjatuhkan orang lain) itu sifat hewan buas kalahkan juga yang ini. Cuma ini ngak akan bisa di kalahkan sebelum diri kita sendiri kalah. Kita taklukkan kita kuasai ( rakus, tidur, males) taklukkan itu..! Setelah itu taklukkan yang hubunganya sama yang di luar dirimu.

 

Baca Juga : Lakukan Tafakur Agar Ibadah Menjadi Bernilai

 

Dan yang ketiga bersihkan dirimu dari semua sifat jahat Angkuh, sombong, iri, dendam, tamak, buang itu semua. Baru setelah itu kita bisa bersih. Bahasanya kita bisa sadar. Sebelum semua itu kalah, kita ngak akan sadar bahwa kita itu keliru, kita itu salah, kita itu juga berdosa. Cuma sadar saja masih belum cukup. Kita harus naik kelas! kan gitu..



Kalau dalam sufi ada takhali (bersihkan dirimu) terus tahali (isilah dengn yang bagus-bagus) akan mengalami yang ketiga tajalli menemukan hakikat tadi. Jadi bersihkan semua karakter jelek, isi dengan yang bagus-bagus kita akan dapet cinta ilahiyah. Kalau di bersihkan saja ngak di isi dengan yang bagus-bagus, yo level-nya masih belum.. Jadi masih hanya bersih dari dosa.

 

Baca Juga : Godaan Orang Berilmu Mengikut Tingkatan Ilmunya

 

OK. Jadi, setelah itu setelah bersih baru naik tangga menuju hakikat itu tadi. Dari situ, akan dapet namanya cinta ilahiyah. Cinta ilahiyah itu kita jatuh cinta pada allah dan allah juga jatuh cinta pada kita (Saling mencintai). Hari ini masih belum. Hanya allah saja yang jauh cinta pada kita, kita belum mencintai Allah.

 

Baca Juga : Orang Ceramah Tentang Kebaikan Belum Tentu Orang Baik

 

Berpuluh-puluh tahun kita jual mahal sama allah, padahal apa-apa yang ngasih Allah. Itukan kayak kamu pacaran, sudah di traktir tiap hari, di anter jemput tiap hari masih aja jual mahal. Itu kurangnya apa allah sama kita?! kita belum jatuh cinta sama dia [belum]. Padahal kita tiap hari minta [berdoa itu kan minta sama allah] tapi di suruh membersihkan diri ngak mau. Alamatnya memang kita belum jatuh cinta sama allah. Jadi kasian allah, bertepuk sebelah tangan cintanya karena kamu cuekin dia. Untung allah itu cintanya sejati sama kita. Jadi ngak mutung ngak patah hati, terus kamu di tinggal [ngak]

 

Baca Juga : Cara membersihkan Hati Yang Gelap Agar Melihat Cahaya Kebenaran

 

Kamu ditunggu sampai kamu jatuh cinta padanya. Ya cuma kamunya aja jual mahal. Saya ngak tahu kapan kamu sadar bahwa terlalu mahal kamu menjualnya sama allah. Turunkan dikit lah harganya!. Ya,kan?! Apel sehari lima kali itu pun waktu apel kamu cuek. Bayangkan lho, kalau kamu punya pacar terus pacarmu apel tapi pacarmu cuek. Diajak ngomong tapi pikirannya kemana? Lihat kemana-mana ngak focus sama yang di ajak ngomong [itu kan ngak enak]. Dan tiap hari allah kamu gituin.. Waktu kamu sholat pikiranmu kemana-mana tidak merasa sedang berhadapn dengan dia.

 

Itu kalau manusia biasa sudah nangis-nangis itu. Sudah minta putuskan saja aku. Cuma allah ngak, karna allah sangat sayang pada kita. Rahman dan Rakhim. Maka, ini tadi tipsnya dari Syekh Abdul Qodir Jaelani.

Sumber : Dr. Fahruddin Faiz | Penulis : Wan | Editor : Pandir.com

 

Click to comment