-->

Type something and hit enter

On

Sengsaranya Hidup Itu Karena Sesal Pada Masa Lalu Kuwatir Akan Masa Depan - Menyesal adalah takut akan pengalaman yang yang telah di alami. Kuwatir adalah takut akan pengalaman yang belum di alami. Menyesal dan kuwatir ini yang akan menyebabkan orang akan bersedih hati, prihatin hingga merasa celaka.

 

Jangan Siksa Hidup Jangan Sengsara Jangan Sia Siakan Masa Depan Yang Lalu Biar Berlalu Gapailah Cita Cita Dan Impian Dan Cinta

 



Nah, itu tadi quot-Nya dan Di bawah ini adalah video dan Tauziah singkat oleh Bpk.Dr Fahrudin Faiz. Tentang Sengsaranya Hidup Itu Karena Sesal Pada Masa Lalu Kuwatir Akan Masa Depan Semoga kita bisa mengambil hikmahnya, dan smoga dapat menambah wawasan ilmu yang bermanfaat yang bisa membawa hidup kita selangkah lebih dekat menuju Allah SWT. Jangan lupa untuk memberi dukungannya dengan cara berlanganan video di chanel kami. Langsung saja menuju Tautan ini untuk berlanganan video di chanel baru pakpandir.com, yang di beri nama Catatan Ngaji.

 

Baca Juga : Meraih Cinta Ilahiyah Saling Mencintai

 

Video Ngaji Berkaitan Sesal Masa Lalu Kuwatir Masa Depan



Tauziah Singkat Berkaitan Sesal Masa Lalu Kuwatir Masa Depan

Oleh : Dr Fahruddin Faiz
Sesal Masa Lalu - "Coba dulu waktu SMA sudah aku tembak?!,aku masih culut eh dulu” Hah, itu alamat itu wis [Kamu akan sumpek sendiri]. Yang lalu biarlah berlalu yang akan datang jangan di kuwatirkan. Yang hari ini lah yang di nikmati, yang sekarang bisa-Nya apa nyaman-Mu di mana, ya lakukan saja yang itu.! Ngak usah mikir masa depan, di rancang boleh tapi di kuwatirkan jangan. Masa lalu di inget boleh tapi di sesali jangan. Kalau di sesali itu, batin-Mu sengsara.

 

Baca Juga : Taubat Kemudian Jatuh Cinta Sama Allah, Akan Membuat Hidupmu Tentram

 

Kuwatir Masa Depan - Kuwatir juga begitu. Kamu boleh merancang masa depan tapi jangan di takuti dan di kuwatirkan. Masa depan yang kamu takuti : kamu naik motor kok, (" wah.. jangan-jangan kalau nabrak gimana?!,.. Wah, jangan-jangan kalau macet di mana?!.."). Nah, kamu ngak jadi naik motor [terlalu banyak kuwatir]. Atau dulu, (" wah dulu ada yang kecelaka-an, wah dulu ada yang jatuh disini.."). Akhirnya ngak jadi jalan juga.

 

Kamu sekolah SMA yang kamu inget di tolaknya saja, padahal yang nolak cuma satu. Temenmu banyak ngak ada satupun yang kamu ingat. Yang kamu inget yo yang kamu tembak dan yang kamu di tolak itu. Iya kan..?! Masa lalu ngak usah di sesali dech..! katanya Surya Mentaram, : (" Nyari perkara wong sudah lewat sudah terjadi "). Masa lalu itu angap saja kayak situasi di belakangmu pas kamu naik motor.. Ya sekali-kali dilihat pakai sepion. Cuma, naik motor jangan lihat spion terus. Kalua kamu lihat spion terus bahaya malahan kuwatir lihat belakang terus.

 

Baca Juga : Apa Itu Mukjizat, Karamah, Ma’unah, dan Irhas

 

Lihatnya kedepan! Cuma jangan (“ah.. jangan-jangan disana ada kecelakaan, eh..jangan-jangan? kamu nantik ngak jalan. Jangan-jangan ada orang? jangan-jangan kamu ngak jalan ”). Di nikmati aja naik motornya. Ngak harus terlalu kuwatir yang di belakang sama yang di depan. Jadi sesal dan kuwatir. kalau kita bisa bebas dari iri dan sombong, sesal dan kuwatir, maka kita nantik biasa tabah.

Sumber : Dr. Fahruddin Faiz | Penulis : Wan | Editor : Pandir.com

 

Post Sebelumnya : 4 Karakter Yang Membuat Hidup Seperti Neraka Dan Silakan Baca Juga Sifat Iri Dan Sombong Hanya Akan Menjatuhkan Diri Sendiri

Click to comment