-->

Type something and hit enter

On

Filsafat Yunani Kata Mutiara Zarathustra Tentang Semut Dan Api Oleh Dr.Fahruddin Faiz- Postingan tentang "Kata Mutiara Zarathustra Tentang Semut Dan Api" adalah Sesi Ngaji Filsafat oleh Dr.H.Fahruddin Faiz, yang di selengarakan dari Masjid Jendral Sudirman Jogyakarta. Tema kajian kali ini adalah Filsafah Yunani mengangakat tokoh Zarathustra. Berikut ini cuplikan kajian Singkat yang kami beri judul " Kata Mutiara Zarathustra Tentang Semut Dan Api Oleh Dr.Fahruddin Faiz" Diskripsi : # Bab : # | Tag : # |


 



Jangan Membunuh Yang Tidak Perlu

Jangan kau sakiti se-ekor semut yang sedang bekerja keras mengangkat sebutir gandun, demi melanjutkan kehidupanya. Karena ia pun memiliki kehidupan, dan kehidupan itu amatlah manis bagi kita semua.

 

Baca Juga : Mutiara Kata Erich Fromm Cinta Dan Memberi Oleh Dr.Fahruddin Faiz

 

Ini contoh agar kita ngak iseng. Banyak perbuatan yang menurut kita netral, bagi Zarathusra itu dosa lho.. kamu jalan misalnya di taman tiba-tiba tanganmu usil ada daun di ambil terr... ising aja sih, nyabut-nyabut daun, nyabut nyabut itu, bagi Zarathusra itu dosa. Gunanya apa? daunya terus kamu buang di tempat sampa. buat apa.?

 

Ada semut ngak ngapa-ngapain lewat kamu bunuh semua...suuuuttt.. Lho semut itu juga punya pacar, adik, kakak, sepupu lho kasian. Kamu kok tega sekali bunuh? ngak ada gunanya. Kan ada ceritanya, wali itu kadang menginjak semut aja menyesal luar biasa. Bukan karena "alah pak cuma nginjak semut aja" tapi nginjak semut yang tdk ada gunanya. Iya kalau kamu lagi enak enakan ngopi terus semutnya ngerubung terus kamu usir semua ya ngak masalah, itu kan ada tujuanya.

 

Tapi kadang-kadang semutnya ngak ngapa-ngapain, dia udah jalan di pojok sana sudah mingir-mingir kamu masih ngejar usil kamu bersihkan semua. Sak senenge dewe, kadang-kadang kan kamu begitu. Sama semutlah, sama coro lah, sama cecaklah, sama opa lah, kadang-kadang kan kamu usil kayak gitu kan?!

 

Jadilah seperti api

Api mensucikan apapun yang di sentuhnya, namun ia sendiri tidak pernah terkotori. Api naik keatas dan mengangkat jalan pikiran illahi. Api itukan jilatanya ke atas, dia memusnahkan semua yang dia telan kemudian mengangkatnya keatas. sama kayak persembahan. Persembahan itu kan memusnahkan semua ego dan kamu mempersembahkan keatas kepada tuhan. Dosamu itu bakarlah, kekotoranmu itu bakarlah, menghadapkan tuhan dalam kondisi suci.

 

Baca Juga : Kata Mutiata Zarathustra Persembahan Dan Doa

 

Ngak ada api kotor, ngak ada api ngak jernih, api itu ya selalu kayak gitu. yang berani mendekat akan di jadikan api oleh api. kertas mendekat dia jadi api, dia konsisten. Api ngak kayak air, air itu kemasukan kotor dia jadi kotor. Tapi kalau api, yang datang akan di olah jadi dirinya.

Click to comment