Ketika Allah menguji nabi Ibrahim dengan nazarnya

nabi ibrahim,kisah nabi ibrahim,kisah nabi ibrahim as,kisah nabi,kisah nabi ibrahim kartun,kisah nabi ibrahim dibakar,ibrahim,kisah nabi ibrahim menye

Pandir.com - Ketika Allah menguji nabi Ibrahim dengan nazarnya | Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa nabi Ibrahim as adalah seorang yang kaya raya yang memiliki banyak peliharaan hewan ternak. Pada suatu hari nabi Ibrahim as berdiri di atas sebuah bukit, memandang sambil mengawasi ternaknya yang banyak. Saking banyaknya ternak tersebut nabi Ibrahim as tidak bisa mengawasinya dari daratan melainkan harus menaiki bukit agar bisa melihat semua ternak sekaligus pengembala nya.

kisah nabi ibrohim [Nabi ibrahim]

Pada saat sedang mengawasi ternak nya tiba-tiba datang lah seorang lelaki yang sudah tua kepada nabi Ibrahim as. Setelah dekat berkatalah orang tua itu..

"Wahai tuan yang kaya raya, saya adalah seorang musafir yang sedang kehabisan bekal. Bolehkan saya meminta seekor saja ternak tuan untuk bekal makan saya dijalan? "

Nabi Ibrahim as berkata, "Ucapkanlah  Subbuhun quddus rabbunaa wa rabbul malaaikati warruuh satu kali saja maka akan aku berikan 1/3 dari ternak ku kepadamu"

Lelaki tua itu terkejut karena melihat bahwa nabi Ibrahim as ini seorang yang kaya raya tetapi kekayaannya tidak sampai ke hatinya hanya sekedar digenggaman saja.

Karena melihat lelaki tua itu terdiam maka nabi Ibrahim as berkata lagi, "Jika kau ulang sekali lagi kalimat yg kukatakan tadi maka ambillah setengah dari ternak ku ini".

Lelaki tua itu makin takjub akan kedermawanan nabi Ibrahim as. Maka akhirnya diapun berkata kepada nabi Ibrahim as, " Wahai Ibrahim, sesungguhnya aku adalah malaikat Jibril. Aku diperintahkan Allah untuk mengujimu, apakah engkau pantas menjadi kholilullah atau tidak. Ternyata kau memang pantas mendapat kan gelar tsb. Meskipun kau kaya tetapi Allah lebih tinggi di hatimu daripada harta kekayaan mu. Maka aku kembalikan ternakmu ".

Tetapi nabi Ibrahim as berkata, " Wahi Jibril, sekalipun aku sudah tau bahwa engkau adalah Jibril, aku tidak akan mengambil kembali apa yang sudah aku berikan atas nama Allah. Maka ambillah ternak tsb wahai Jibril".Nabi Ibrahim as menolak mengambil kembali ternak nya. Akhirnya ternak tsb tetap diberikan kepada Jibril dan kemudian dibagi bagikan kepada orang-orang miskin.

Dikemudian hari disaat tiba masa berqurban Nabi Ibrahim as adalah seorang yang berqurban sangat banyak. Disebutkan dlm sebuah riwayat beliau berqurban dengan 300 ekor sapi, 100 ekor unta, dan 1000 domba untuk nya sendiri (kebayang kan berapa harga yg dikeluarkan jika dihitung dgn uang sekarang). Tapi nabi Ibrahim sama sekali tak takut jika hartanya berkurang.

Ketika melihat banyak nya ternak yang diqurbankan maka masyarakat pada saat itu memuji kedermawanan beliau. Mereka berkata, "Sungguh amat dermawan kau wahai Ibrahim, dengan qurban sebanyak ini tak sedikit pun ada perasaan risau diwajahmu. Kami yakin tak kan ada manusia yang se dermawan engkau".

Nabi Ibrahim berkata, " Qurban sebanyak ini tidak berarti apa-apa buatku, seandainya Allah mengaruniakan anak lelaki padaku dan kemudian memerintahkan aku untuk menyembelih nya maka akan aku lakukan atas perintah Allah "

VIDEO TERKAIT KISAH NABI IBROHIM

Disini nabi Ibrahim kena termakan pujian. Maka tak salah jika Rasulullah berbagai agar berhati-hati akan pujian.Rasulullah bersabda, "Jika kalian dipuji dengan sesuatu yang tidak ada pada kalian maka berdoalah kepada Allah, Ya Allah jadikanlah aku seperti yang dia sangkakan".

Nabi Ibrahim berani berkata seperti itu karena beliau yakin tidak akan mempunyai anak di umur yang sudah lanjut. Dan ini juga menjadi pelajaran bagi kita semua agar berhati-hati ketika berbicara

Seiring berjalan nya waktu nabi Ibrahim sering melihat anak kecil dan timbul keinginan dalam hatinya ingin mempunyai anak sendiri. Maka nabi Ibrahim berkata .."aku harus pergi kepada Tuhanku pasti Dia akan memberiku petunjuk".Maka beliau pun berdoa kepada Allah "Robbi habli minassolihin" yang diucapkan berulang-ulang hingga akhirnya Allah menjawab doa beliau.

Seperti yang diketahui dari istrinya Siti Sarah, beliau tidak dikaruniai anak. Meskipun sdh berumah lanjut tetapi kecantikan Siti Sarah amat mengagumkan, tak ada wanita dimasa itu yang bisa menandingi kecantikan nya. Karena mengetahui keinginan nabi Ibrahim tsb maka Siti Sarah pun mengajukan usul agar nabi Ibrahim menikah lagi dengan Siti Hajar. Maksudnya dia hanya berbasa-basi menguji suaminya.

BACA JUGA : Ekpresikan Cintamu Dengan Beradap Dan Punya Akhlak

Karena Siti Sarah yakin dirinya masih lbh cantik dari Siti HajaAkan tetapi tak disangka Nabi Ibrahim menerima usul tersebut Karena yang memberikan usul adalah dirinya sendiri maka dgn amat terpaksa Siti Sarah pun menyetujuinya, meskipun setelah pernikahan dilakukan selalu terjadi ketidakcocokan diantara Siti Sarah dan Siti Hajar. (Jadi jangan heran jika poligami sarat dengan kecemburuan karena itu sudah ada pada jaman nabi begitu adanya).

Kecemburuan Sarah kepada Hajar sampai pada saat Hajar tidak tahan lagi dgn kemarahan Sarah dan pergi dari rumah.Pada saat itulah malaikat Jibril atas perintah Allah datang kepada Hajar dan berkata, "Wahai Hajar, jangan lah kau meninggalkan rumah karena saat ini kau dalam keadaan mengandung".

Pada saat itu lah Hajar sadar bahwa dia sedang mengandung, maka ditutupinya lah perutnya dengan kain agar Siti Sarah tidak tau. Namun sepandai-pandai menutupi kehamilan akan semakin besar dan akhirnya Sarah pun tau jika Hajar mengandung yang membuat kemarahan nya semakin tinggi. Kemudian Sarah pun berkata kepada nabi Ibrahim, "Ketika nanti bayi ini lahir aku tidak mau dia dan anaknyaada di dekatku. Bawa dia pergi jauh dariku".Sarah berkata penuh kemarahan.

Ketika tiba masa melahirkan maka dengan keadaan bayi yang masih merah nabi Ibrahim langsung membawa Hajar pergi dengan berjalan kaki dari Palestina menuju mekkah. Disana lah mereka tinggal dan membesarkan anak nya yang di beri nama Ismail.

BACA JUGA : Ciri ajaran salafi wahabi (salafi wahabi)

Ketika Ismail sudah cukup umur pada saat itu nabi Ibrahim tertidur di Mina.Saat tidur itu beliau bermimpi. Dalam mimpi nya beliau mendengar suara "Wahai Ibrahim, tunaikanlah Nazarmu, sembelih lah anakmu Ismail sebagaimana yang pernah engkau ucapkan dulu".Nabi Ibrahim berteriak kemudian dia terbangun dari tidurnya.

Dia tersentak dan berkata " Ini pasti mimpi dari setan tidak mungkin dari Allah".Dia kemudian memeluk Ismail kecil dan menangis. Saat itu airmatanya jatuh mengenai Ismail. Ismail pun bertanya kepada ayahnya namun nabi Ibrahim tak menjawab dan terus memeluk ismail.

Esok nya Nabi Ibrahim pindah tidur ke Arafah namun disana pun dia mendapatkan mimpi yang sama. Maka saat itulah dia tersadar bahwa mimpi itu datang dari Allah. Dan dia pun berkata, "Sekarang akau yakin jika itu datang nya dari Allah dan akan aku tunaikan nazarku. Allah segalanya bagiku".

Esok nya lagi tepat di tanggal 10 Dzulhijjah nabi Ibrahim berkata kepada Siti Hajar, " Wahai Hajar, mandikan Ismail dengan bersih, berikan wewangian dan berikan pakaian yang paling baik karena aku akan membawanya bertemu kepada Allah".

Sambil menunggu Ismail di mandikan maka nabi Ibrahim pun mengasah pisaunya hingga tajam. Dan setelah itu Ismail pun dibawanya menuju Mina. Saat melihat hal tersebut iblis menjadi sangat gusar. Maka berkumpul lah para iblis menyusun rencana ntuk membatalkan niat nabi Ibrahim.

Raja iblis berkata, "Dulu kita pernah gagal merayu nabi Ayub maka jangan sampai kita kembali gagal merayu Ibrahim".Maka menyamarlah iblis mendatangi Siti Hajar dan bertanya," Wahai Hajar kemanakah suamimu membawa Ismail? ".

" Suamiku akan membawa Ismail bertemu dengan Allah ".

" Suamimu berbohong Hajar, dia akan membawa Ismail untuk disembelih atas perintah Allah ".

" Jika itu adalah perintah dari Allah jangan kan anakku, diriku pun rela untuk dikurbankan untuk Allah".

Maka pergilah iblis karena gagal merayu Hajar. Mereka kemudian datang kepada nabi Ibrahim dan bertanya,..

"Mau kemana engkau Ibrahim? "

"Aku akan menyembelih anakku atas perintah Allah. Karena aku pernah bernazar begitu dan sekarang Allah meminta ku untuk menunaikan nya".

" Wahai Ibrahim, kau adalah seorang nabi minta ampun lah kepada Allah pasti Allah akan mengampuni mu".

"Tidak, aku akan tetap menunaikan nazarku. Pergilah kalian ".

Iblis gagal kedua kalinya,maka iblis pun mendatangi Ismail dan berkata, " Wahai Ismail taukah kau mau di bawa kemana kau oleh ayahmu?

" Ayahku akan membawa ku menemui Allah?".

"Ayahmu bohong Ismail, lihatlah pisau yang dipegangnya, dia akan menyembelihmu atas perintah Allah".

Jika Allah yang meminta nya aku rela dan kemudian Ismail mengambil beberapa butir batu dan melemparkan kearah iblis (sejarah melempar jumroh). Maka gagal lah rencana iblis merayu Ismail.

Setibanya di Mina nabi Ibrahim berkata jujur kepada Ismail akan maksud kepergian mereka. Maka Ismail berkata kepada ayahnya, "Jangan ragu ayahku, tunaikanlah Nazarmu, insyaallah kau akan mendapatiku sebagai anak yang sabar.

Tapi seblm kau sembelih aku aku berpesan padamu. Ikatlah kedua tangan dan kakiku agar aku tdk bergerak yang bisa merepotkan nantinya,telungkupkanlah wajahku ke bumi agar kau tak merasa kasihan melihat wajahku nanti, tajamkan pisaumu agar aku tak terlalu lama aku merasakan sakitnya mati, angkatlah bajumu ayah agar tdk terkena percikan darahmu yang akan membuat berkurangnya pahalaku disisi Allah.Setelah selesai bawalah pulang bajuku dan sampaikanlah salamku kepada ibu agar sabar menjalankan perintah Allah. Jangan lah lagi engkau melihat anak anak sebaya aku agar kau tidak teringat padaku".(MasyaAllah... Kesabaran yang luar biasa).

BACA JUGA : Ciri ajaran salafi wahabi (salafi wahabi)

Setelah nabi Ibrahim melakukan semua pesan Ismail dan akan mulai menyembelih nya maka disaat itulah semua para malaikat tertunduk akan keikhlasan keduanya. Allah berkata kepada para malaikat, "lihatlah hambaKu Ibrahim.. dia lebih mengutamakan ridho Ku daripada kasihsayang nya kepada anak kandung nya sendiri".

Pada saat nabi Ibrahim mulai menyembelih Ismail Allah berkata kepada , "Ibrahim telah melaksanakan mimpinya, wahai Jibril ambilkan kambingnya Habil di syurga dan gantikan pada Ismail".

Maka persembahan Habil di syurga diambil untuk menggantikan Ismail karena keikhlasannya. Maka begitu disembelih memancarlah darah mengenai nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim terkejut ketika melihat yg disembelih adalah seekor kambing. Dan menoleh lah dia kebelakang dan melihat Ismail dalam keadaan segar bugar. Maka bertakbirlah nabi Ibrahim tiga kali dan memeluk Ismail.

Sejak hari itu setiap tiba waktu berqurban maka akan di qurban kanlah unta, domba kambing atau sapi.Ibnu Abbas ra berkata, "jika pada saat itu penyembelihan Ismail terjadi maka setiap anak lelaki akan dikorbankan di umur balighnya".

NB: Kami menulis artikel tentang Ketika Allah menguji nabi Ibrahim dengan nazarnya karena banyak yang mencari informasi tentang " nabi ibrahim,kisah nabi ibrahim,kisah nabi ibrahim as,kisah nabi,kisah nabi ibrahim kartun,kisah nabi ibrahim dibakar,ibrahim,kisah nabi ibrahim menyembelih nabi ismail,kisah para nabi,kisah nabi ibrahim ismail,kisah teladan nabi ibrahim,kisah nabi ibrahim dan ismail,kisah pertemuan nabi ibrahim,kisah nabi ibrahim di hari kiamat,nabi,kisah pertemuan nabi ibrahim dan ayahnya,keutamaan nabi ibrohim,kisah nabi ibrahim dan ismail membangun ka'bah "

Posting Komentar