Muhasabah Intropeksi Dirimu Sebelum Tidur (Ngaji Filsafat-Fahruddin Faiz)

Muhasabah Intropeksi Dirimu Sebelum Tidur (Ngaji Filsafat-Fahruddin Faiz)

Pandir.com - Muhasabah Intropeksi Dirimu Sebelum Tidur (Ngaji Filsafat-Fahruddin Faiz)| Berikut ini adalah kajian terbaru tentang MUHASABAH, Kajian kali ini kami kutib dari kajian filsafat Dr.Fahruddin Faiz.

Muhasabah Intropeksi Dirimu Sebelum Tidur (Ngaji Filsafat-Fahruddin Faiz)

Postingan tentang Intropeksi Dirimu Sebelum Tidur (Ngaji Filsafat-Fahruddin Faiz) ini juga kami buat dalam bentuk video dan sudah kami upload di chanel youtube kami dengan judul Intropeksi Dirimu Sebelum Tidur (Ngaji Filsafat-Fahruddin Faiz).

BACA JUGA : Tiap manusia mempunyai jalan hidup yang berbeda

Jika Anda membutuhkan informasi atau bahan kajian untuk tugas sekolah tentang Intropeksi Dirimu Sebelum Tidur (Ngaji Filsafat-Fahruddin Faiz) sekarang anda berada di blog yang tepat. Langsung saja silakan di baca sampai habis artikel tentang Intropeksi Dirimu Sebelum Tidur (Ngaji Filsafat-Fahruddin Faiz) yang senaja kami sajikan dalam bentuk tulisan dan video.

Muhasabah Intropeksi Dirimu Sebelum Tidur (Ngaji Filsafat-Fahruddin Faiz)

Jangan tidur sebelum kamu jawab pertanyaan-pertanyaan ini. Uji dirimu.. kalau dalam ujian-ujian ini kamu menemukan kesalahan tegur dirimu. ingatkan dirimu secara serius..

Kalau ini nasihat sebelum tidur nanti. kalau pulang boleh dipraktekkan. Jangan biarkan tidur memejamkan matamu saat engkau dipembaringan sampai kau uji semua yang kamu lakukan seharian dengan akal sehatmu

BACA JUGA : Habib Rizieq Syihab Ingatkan 8Tokoh Wahabi Ini

Jadi sebelum tidur Katanya pythagoras muhasabahlah. Muhasabah yang ditanyakan apa tanyakan Hari ini aku salah apa, dalam hal apa aku melakukan kekeliruan. Apa yang sudah aku lakukan apa, yang aku lalaikan padahal harus aku lakukan.

Coba tanyakan hal itu aku sudah melakukan kebaikan apa, aku sudah melakukan kekeliruan apa, apa yang sudah aku lakukan, apa yang harusnya aku lakukan, tapi tidak aku lakukan.

Jangan tidur sebelum kamu jawab pertanyaan-pertanyaan ini ini namanya Muhasabah, uji dirimu. Kalau dalam ujian ini engkau temukan kesalahan-kesalahan tegur dirimu ingatkah dirimu secara serius. Wahai diriku Besok jangan gitu lagi ya. Bila perlu kamu hukum. Hukuman-hukuman ringan aja jangan hukum berat-berat.

Kalau kamu begini lagi Besok, apel minggu ini batal. nah gitu loh cara menghukum dirimu pokoknya kalau masih begini lagi makan dari tiga kali jadi dua kali saja untuk besok itu namanya memperingatkan diri menegur diri secara serius kalau ada salah.

BACA JUGA : Asal usul sholawat jibril

Kalau ada yang bagus yang berubah harusnya biasa-biasa tapi kok hasilnya luar biasa bergembiralah beri reward dirimu juga nggak apa-apa Alhamdulillah targetku terpenuhi bahkan lebih baik. Berarti minggu ini apelnya akhirnya dua kali,itu namanya menghargai diri.

Ada cerita tentang seorang wali yang punya kebiasaan menulis dosa yang dilakukan setiap hari.

Kamu boleh coba nyaingi malaikat Raqib Atid. Beli buku, bukan buku harian tapi buku catatan dosa coba kamu Latihan ya setiap kali kamu habis salah tulislah. Ada cerita tentang wali yang melakukan hal ini dalam rangka apa? untuk muhasabah.

Nanti silahkan kamu bikin, terus mungkin seminggu dilihat 1 bulan direkap, Wah dosa paling banyak ternyata internetan, nyari konten-konten apa gitu.. Atau Chattingan yang nggak penting.. wes cari aja yang gitu-gitu kamu catet sendiri kayak gitu. Nah, Wali ini serius sekali nyatet dosa. Setiap kali ada kesalahan di satu salah dia langsung tobat. Dia hati-hati biar enggak mengulang lagi.

Jadi satu ketika, dia membuka bukunya dan catatannya hilang semua. Ya trus kemudian di cerita itu terus ada malaikat yang menyatakan padanya bahwa Allah sudah mengampuni seluruh dosa mu karena kehati-hatian Mu keseriusanmu untuk tidak jatuh pada dosa selanjutnya yang sama.

BACA JUGA : Kata Mutiara Nasihat Berharga Dari Kanjeng Ratu Roro Kidol

Ya Kamu latih itu ya, serius tapi jangan iseng. kelemahan kita akan gitu kalau pas punya buku kayak gitu buku harian aja kalau masih baru semangat nulisnya. Nanti belakangan sudah kosong semua. Nanti awal-awal punya buku, isinya banyak mungkin sehari dosanya 50 kali terus hari kedua ketika males sudah enggak kamu catet, "ala Ini Dosa kayak kemarin aja" mau kamu nulis males wes. Jangan-jangan nanti halaman pertama banyak tulisan halaman kedua idem-idem podo sama kemarin

Jadi muhasabahlah kalau ada kesalahan perbaikilah kalau diulang lagi bila perlu kamu hukum dirimu sendiri hukum hukuman yang ringan, yang sebagai peringatan bagi jiwamu. Kalau ada kebaikan-kebaikan lebih, bergembiralah kasih reward gak papa.Itu cara untuk meningkatkan kualitas hidup,

Karena kalau tidak ya situasimu akan kayak hari ini terus. yo yo seperti itu-itu saja ndak naik kelas dan naik kualitas, Apakah lahirnya maupun batinnya. Gitu ayat-ayat pythagoras, ini dua ayat terakhir "setelah engkau kehilangan tubuhmu yang fana engkau akan tiba pada situasi paling murni, engkau akan bersatu dengan Tuhan abadi, tak berubah dan kematian tak punya lagi kuasa atasmu". Kalo dibahasa kita inilah level ilaihi rojiun kembali lagi pada Allah.

Tadi kalimat nomor satukan dengan nama Tuhan sembahlah Tuhan dari Allah nanti kembali ke Allah lagi, jadi innalillahiwainnailaihirojiun. Tadi setelah menyebut nama Allah terus membereskan batinnya, hidup sosial kita, sampai tubuh kita, sampai kita Muhasabah dan seterusnya, diakhiri kembali lagi ke Allah

BACA JUGA : Wanita Bukan Makhluk Lemah

Ayat-ayatnya pythagoras ini rasanya sangat religius, sangat spiritual. Meskipun zaman itu Islam belum ada mungkin formal Kristen juga belum ada, dan seterusnya... Inilah gagasan-gagasan kebijaksanaan-kebijaksanaan dari seorang pythagoras. Masih luas pandangan-pandangannya di banyak referensi masih banyak. Ada sumber-sumber yang bisa kamu download gratis, kalau hari ini secara online termasuk buku-buku yang ditulis tentang Phytagoras.

Pythagoras sendiri tidak meninggalkan karya original yang ditulis dia langsung. Selalu dari sumber kedua, Entah murid-muridnya, entah filosofi belakangan

Oke kalau kalian baca Sayyed Hossein Nasr, pythagoras ini Mungkin salah seorang Mistikus yang mewarisi ilmu dari sesepuh ilmunya Yunani yang namanya Hermes trismegistus. Hermes yang menguasai tiga dunia.

Kalau di Sayyed Hossein Nasr, Hermes itu diasosiasikan dengan Idris. Kalau pakai bahasa Latin Hermes itu kan nanti jadi Aramis. Aramis jadi Idris. Jadi itu Sayyed Hossein Nasr.

Yang khazanah-Khazanah spiritualnya pythagoras ini nanti diwarisi oleh Plato. dihidupkan lagi oleh tradisi hellenisme Romawi dengan nama new pythagoreanisme yang memicu lahirnya neoplatonisme. yang neoplatonisme ini nanti jadi inspirasi lahirnya tradisi filsafat Persia yang cenderung iluminatif surawardi, Mulasadra dan kawan-kawan termasuk Ibnu arobi.

Silsilah pemikirannya seperti itu. cuma memang ada banyak gagasan-gagasannya yang sangat dalam, sangat mistik, yang tak bisa dijelaskan sekilas-sekilas seperti ngaji ini. Harus didalami serius termasuk mistik-mistik tentang angka tentang rahasia-rahasia yang harus dengan khusus yang memahaminya

Kami menulis artikel tentang Muhasabah Intropeksi Dirimu Sebelum Tidur (Ngaji Filsafat-Fahruddin Faiz) karena banyak yang mencari informasi tentang " ngaji filsafat,ngaji filsafat fahrudin faiz,ngaji filsafat fahruddin faiz,fahruddin faiz ngaji filsafat,ngaji filsafat fahrudin faiz terbaru,ngaji filsafat terbaru,dr fahruddin faiz ngaji filsafat,ngaji filsafat cinta,dr fahruddin faiz ngaji,ngaji filsafat dr fahruddin faiz,dr. fahrudin faiz ngaji filsafat,ngaji tasawuf,fahrudin faiz ngaji filsafat,ngaji filsafat cinta fahruddin faiz,fahruddin faiz ngaji filsafat terbaru,fahrudin faiz ngaji filsafat terbaru

Anda mungkin menyukai postingan ini