Jangan Berprasangka Buruk

Prasangka buruk juga hanya akan mempermalukan diri kita sendiri dan hanya akan melalaikan diri dari aib kita sendiri. Renungan nasihat motivasi islami

Hati-hati perlu tetapi berprasangka buruk janganPrasangka buruk adalah akhlak yang amat sangat tidak terpuji. Karena jika kita mempunyai sifat seperti ini akan selalu mengartikan apapun dengannya prasangka prasangka buruk.

Jangan Berprasangka Buruk

Padahal Islam amat sangat melarang siapapun yang mempunyai prilaku berdasarkan prasangka semata. Pernah dengar istilah fitnah lebih kejam dari pembunuhan kan. Ya... karena fitnah itu bisa lahir dari sebuah prasangka buruk yang ada di dalam pikiran kita.

"Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah oleh kalian kebanyakan dari persangkaan karena sesungguhnya sebagian dari persangkaan itu merupakan dosa".(Qs.Al-Hujurat:12)

Mungkin kalian pernah mendengar sebuh kisah inspiratif ini yang bisa kita ambil hikmah dari cerita nya.Kisahnya seperti ini...suatu hari ada seorang wanita yang akan mengikuti tes Wawancara untuk sebuah perusahaan terkenal yang mencari seorang menejer untuk mengelola perusahaan tersebut. Wanita tersebut datang dengan anak lelaki nya.

Sembari menunggu mereka duduk di sebuah taman yang ada digedung tersebut dan sarapan disana.Ketika sedang sarapan wanita itu melihat seorang kakek tua ada di dekat mereka. Selesai makan wanita itu membuang tissue bekas makannya sembarangan. Hal ini dia lakukan karena melihat kakek tersebut berpakaian sederhana dan menyangka kakek itu adalah tukang sampah.

Kakek tua itu menghampiri dan memungut sampah tissue tersebut dan membuangnya ke tempat sampah. Tapi sekali lagi wanita itu membuang tissue nya tanpa ada rasa bersalah. Dan lagi kakek itu dengan sabar memungutnya dan membuangnya ke tempat sampah. Kemudian tiba-tiba wanita itu menunjuk ke arah kakek dan berkata kepada anaknya,

"lihatlah nak.. kalau kamu tidak sekolah dengan baik maka masa depan mu akan sama seperti orang tua itu. Hanya menjadi tukang sampah yang membersihkan sampah orang lain".

Mendengar hal itu kakek tersebut mendekat dan berkata.. " permisi ya bu, ini adalah taman pribadi perusahaan, bagaimana anda bisa masuk kemari? "Wanita itu menjawab.. "Saya adalah calon manejer yang dipanggil oleh pemilihan perusahaan ini! " jawab nya sombong.

Kakek itu hanya mengangguk, tak lama datanglah seorang lelaki muda berpakaian rapi mendekati kakek itu dan membungkuk hormat dan berkata..

"Pak Presdir, saya mau mengingat kan jika rapat penerima an menejer baru akan di mulai. Diharap anda bersiap siap". Sang kakek mengangguk dan tersenyum, dan sebelum pergi dia menghampiri wanita itu dan berkata, " Saya tidak akan menerima orang yang tidak bisa menghargai orang lain untuk menempati posisi manejer diperusahaan ini!

"Wanita itu sangat terkeji tak mengira bahwa kakel tersebut adalah pemimpin perusahaan calon tempat nya bekerja dan dia pun tertunduk malu. Kemudian kakek itu menghampiri anak lelaki wanita itu dan berkata sambil memegang bahu si anak..

" Nak, yang paling penting dalam hidup ini adalah sikap saling hormat dan menghargai orang lain sekali pun dia hanya cuma pemungut sampah, jangan pernah berprasangka buruk kepadanya".Seperti kisah diatas begitu bahayanya berprasangka buruk kepada orang lain. Hanya melihat penampilan luar langsung pikiran buruk menghampiri.padahal sebagian besar prasangka buruk adalah dusta.Rasulullah bersabda...

"Hati-hati kalian dari persangkaan yang buruk karena hal itu adalah ucapan yang paling dusta. Janganlah kalian mendengarkan ucapan orang lain dalam keadaan mereka tidak suka.Janganlah kalian mencari-cari aurat/cacat/cela orang lain.Jangan kalian berlomba-lomba untuk menguasai sesuatu.Janganlah kalian saling hasad, saling benci,dan saling membelakangi.

Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang Dia perintahkan.Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, maka janganlah ia menzalimi saudaranya jangan pula tidak memberikan pertolongan/bantuan kepada saudara nya dan jangan merendahkannya.


Takwa itu disini, takwa itu disini ".Beliau mengisyaratkan (menunjuk) arah dadanya.Berprasangka buruk amat lah berbahaya sangat mengganggu jiwa dan kesehatan mental diri sendiri.

Allah akan mengikuti prasangka hamba-Nya. Jika kita berprasangka buruk meskipun keliru Allah akan mengabulkan nya. Maka jika kita menyangka Allah itu kejam pada hidup kita, tak mengabulkan doa kita, maka Allah akan mengabulkan prasangka kuta meskipun kita berprasangka salah kepada Allah.

"Aku(Allah) sesuai dengan persangkaann hamba pada-Ku".

Tak ada kerugian sedikit pun bagi Allah. Oleh karena nya kita selalu meminta ketika kita mati tidak dalam keadaan berburuk sangka kepada Allah.Prasangka buruk juga hanya akan mempermalukan diri kita sendiri dan hanya akan melalaikan diri dari aib kita sendiri.

Karena orang yang sibuk mencari kesalahan orang pasti lalai akan kesalahan nya sendiri. Pikiran akan selalu dipengaruhi dengan segala sesuatu yang negatif, hidup gak tenang karena sibuk mencari salah orang lain.

Posting Komentar