Hakikat Kebebasan Sejati

Hakikat Kebebasan Sejati – Realisasi kebebasan pada manusia adalah usaha pelepasan diri dari ketergantungan kepada selain Allah dan bukan dari penghambaan kepada-Nya. Tidak di perbudak oleh apapun selain Allah. Karena segala sesuatu adalah milik allah, maka status kehambaan manusia tidak bisa di tinggalkan, dan oleh karenanya tidak ada kebebanan dari Allah. Di realisasikan sepenuhnya untuk allah.

Hakikat Kebebasan Sejati

Nah, itu tadi quot-Nya dan Di bawah ini adalah video dan Tauziah singkat oleh Bpk.Dr Fahrudin Faiz. Tentang Hakikat Kebebasan Sejati Semoga kita bisa mengambil hikmahnya, dan smoga dapat menambah wawasan ilmu yang bermanfaat yang bisa membawa hidup kita selangkah lebih dekat menuju Allah SWT.

Realisasi Kebebasan Sejati Menurut Ibnu Arabi Oleh Dr.Fahrudin Faiz.

Realisasi kebebasan yang sejati ya kayak tadi, lepaskan dirimu dari ketergantungan apapun selain Allah. Satu-satunya tugasmu adalah menghamba kepada Allah tidak di perbudak apapun selain Allah.

Tidak di perbudak oleh cita-citamu sendiri, tidak di perbudak oleh lingkunganmu. Satu-satunya yang boleh ngetir kamu hanya allah.

Rumus Menuju Kebebasan Sejati

Rumusnya dalam dunia sufi adalah kebebasan negatif freedom from-Nya, ini kan freedom from-Nya adalah bebas untuk allah. Bearti apa? Freedom from makhluk dan Freedom for Allah [ Itu rumusnya tadi]. Jadi bebas dari semua keterikatan dengan makhluk dan bebas menuju allah.

Keterikatan itu bukan bearti terus ngak punya, punya tapi ngak terikat. Jadi mungkin pernah tak ceritakan bahkan dua tiga kali tak ceriakan,kan.?!File Rekaman Videonya Di Bawah Ini.

Kebebasan Sebagai Maqom AL-HURRIYAH

MAQOM TAHAQQUQ : Maqom kebebasan itu katanya Ibnu Arabi adalah maqom Tahaqquq bukan maqom Takhaluq. Ini yang saya bilang agak mikir sebentar. Jadi dalam dunia tasawuf, selain tadi ada (takholi, tahali, tajalli) ada yang namanya Ta’alluq sama Tahaqqug.

Ta’alluq itu, (Menggantungkan diri hanya pada allah) menyambungkan diri terus sama allah itu nama-Nya Ta’alluq [Al laqo itu kan ikatan sambungan]. Jadi di atas Ta’alluq ada Takhalluq.

MAQOM TAKHALLUQ : Kalau Takhalluq, setalah nyambung sama allah terus pengin mengisi dirimu dengan sifat-sifatnya allah [itu namanya Takhalluq] Mental mu mental Allah. Dan yang terakir Tahaqquq.

MAQOM TAHAQQUG : Tahaqqug itu mengatualkan mentalitas bebas [isi dari Allah tadi] untuk dunia nyata. Itu namanya Tahaqquq. Kamu ingat Allah terus-menerus.. saya harus deket terus sama allah , itu namanya Ta’alluq. Biar allah seneng dan mau deket terus padaku aku harus Takhalluq.

Menyesuaikan hidup sesuai dengan keinginannya allah, mengisi hidup dengan akhlak yang di inginkan oleh Allah. Nah, setelah terisi ini di praktekkan ngak cuma di mengerti dan di sadari. Di praktekkan lagsung itu namanya Tahaqquq.

KESIMPULANYA : Jadi maqomnya kebebasan itu maqom Tahaqquq. Tidak sekedar di fahami teorinya, tapi juga harus di jalankan. Tidak sekedar kamu ngerti bahwa kamu harus bebas dari makhluk, tapi juga di jalankan. bebaskan dirimu dari makhluk Itu namanya tahaqquq. Nah, Tahaquq itu kayak tadi, kayak di insan kamil.

Jadi, di awali dari kesadaran bahwa kita itu Mungkinul wujud, Mungkinul wujud itu bisa iya bias ngak [Yang bikin kita ada itu Allah]. Bearti apa? berati kita itu hakikatnya ngak ada, Allah yang bikin kita ada. Dan semua makhluk yang lain itu juga hakikatnya ngak ada.

Pos terkait